Mutum
Mutum

Watch Mutum Online Free

- 70/100 based on 555 votes

Thiago lives with his family on an isolated farm in the arid backlands of Minas Gerais, Brazil. As the story unfolds and Thiago is forced to confront separations and betrayal within the home, Thiago begins, little by little, to see and understand a place that he had never been able to before, thus slowly letting go of his innocence.... (Full plot summary below)

Watch MOVIES for FREE on Prime Video

Enjoy FREE movies and series with your Prime (USA) subscription or when you start a 30-day free trial!

Share this

Mutum Online Streaming

Links compiled using automated software. Availability of offers subject to change / might be region specific / out of date.

Rent Mutum on DVD

Rent Mutum on Blu-ray

Today's Featured Movies:

You Might Also Like:

Actors in Mutum:

Full Plot Details

Thiago lives with his family on an isolated farm in the arid backlands of Minas Gerais, Brazil. As the story unfolds and Thiago is forced to confront separations and betrayal within the home, Thiago begins, little by little, to see and understand a place that he had never been able to before, thus slowly letting go of his innocence.

Review & Comments

Leave your thoughts about Mutum.

Movie Reviews

User Review - 10/10 by Daniela GTHIS IS THE BEST MOVIE EVER!! based on Campo geral from Guimarães Rosa and having no soundtrack the movie touch you and give you fellings without having to appeal for anything, diferent from the usual blockbuster from holliwood, this movie actually shows you something and make you think about life and reveal us a diferent perspective from the world. I JUST LOVE IT!
User Review - 10/10 by Sky HI saw this great movie at the TIFF. I loved that all the characters are not actors. It was very interesting to see the world through the eyes of young Thiago, the lead. It was also quite eye-opening to see how people live in very rural parts of Brazil. Makes me feel grateful for what I have.
User Review - 8/10 by tony tUn film très émouvant, avec des enfants attachants quelque part au Brésil...
User Review - 8/10 by Carlos MDirector: Sandra Kogut Screenplay : Sandra Kogut & Ana Luiza Martins Novel : J. Guimaraes Rosa (Campo Geral) Cast : Thiago da Silva Mariz â" Thiago Joao Miguel â" Father Izadora Fernandes â" Mother Wallison Felipe Barroso â" Felipe Romulo Braga â" Tio J. Guimaraes Rosa adalah salah satu dari sekian banyak penulis asal Brasil yang novelnya banyak diadaptasi menjadi karya visual film dan televisi. Novel Campo Geral adalah novel terakhirnya diadaptasi menjadi film oleh Sandra Kogut yang memilih mengunakan judul Mutum. Jika City of God (2002), Quero (2007) dan Pixote (1981) adalah film tentang psikologi anak-anak Brasil yang hidup dikota besar. Maka Mutum memfokuskan cerita pada kisah yang tidak jauh berbeda tetapi mengambil latar belakang pedesaan pedalaman Brasil, tepatnya Minas Gerais. Tema yang diangkat hampir sama dengan Behind the Sun (2002), hubungan ayah-anak dan lingkungannya. Kisah dibuka dengan kedatangan Thiago (Thiago da Silva Mariz) usia 9 tahun, seorang anak sensitif, terlihat begitu tenang yang tinggal bersama keluarganya di sebuah pedesaan terisolasi di Minas Gerais (Brazil Tenggara). Hidup keseharian Thiago dan saudara-saudaranya hanya dengan kebahagiaan yang sederhana. Menertawakan burung beo nya, memandikan anjingnya yang bernama Rebecca dan bermain dengan saudara-saudaranya. Sebagai anak laki-laki pertama di rumahnya Thiago telah merasa bertanggung jawab untuk melindungi saudara-saudarinya dan bahkan ibunya (Izadora Fernandes). Ayahnya (Joao Miguel) adalah seorang pekerja ladang yang giat tetapi begitu keras terhadap Thiago dan keluarganya. Bahkan dengan usia yang baru 9 tahun ayahnya telah menuntut Thiago untuk bekerja membantunya di ladang, meskipun dia terlihat begitu rapuh dan ringkih, Thiago memaksakan diri untuk membuktikan dia mampu melakukan pekerjaan seorang pria. Serangkaian kejadian hubungan antara ayah dan ibunya yang tidak begitu dipahaminya menjadikan Thiago pribadi yang suka merenung dan selalu merasa terancam oleh sikap-sikap temperamental ayahnya. Begitu sulit bagi Thiago untuk bisa paham dan mengerti pemikiran orang dewasa disekitarnya, bahkan kedekatannya dengan sang paman (Romulo Braga) tidak memberikan jawaban karena disisi lain dia merasakan sang paman adalah perusak hubungan ayah dan ibunya. Sampai kemudian mendadak Felipe (Wallison Felipe Barroso) adik laki-lakinya jatuh sakit dengan kondisi yang semakin parah dan kesedihan semakin mengisi ruang kehidupan keluarga kecil terisolasi ini. Mutum adalah debut feature film Sandra Kogut yang lebih terkenal sebagai sutradara film-film dokumenter. Tidak salah memang jika film ini terasa begitu â~dokumenterâ(TM) pada hampir semua bagian. Beberapa adegan yang cukup memberikan kesan mendalam adalah dialog-dialog menarik tentang kehidupan dari sudut pandang Thiago dan Felipe yang kerap kali terjadi menjelang malam mereka tidur. Adegan lain yang cukup menyesakkan adalah ketika Thiago harus menerima kenyataan Rebecca, anjing kesayangannya diambil dan dihilangkan begitu saja oleh Ayahnya tanpa bisa meminta penjelasan. Pilar-pilar garis utama Novel J. Guimaraes Rosa yang berjudul Campo Geral diterjemahkan dengan sangat detail oleh Sandra Kogut. Kogut melakukan beberapa perubahan mendasar, tanpa merusak keutuhan tema, cerita dan premis novelnya sendiri. Seperti misalnya menganti nama-nama karakternya menyesuaikan dengan pemain yang telah dipilihnya. Karakter utama kisah ini yang bernama Miguilim diganti menjadi Thiago, yang diambil dari nama asli pemainnya. Hal ini bermaksud untuk membantu pembangunan karakter terhadap Thiago sendiri, dengan menggunakan nama aslinya tentu Thiago dengan lebih mudah untuk diarahkan. Hal tersebut juga terjadi untuk beberapa karakter lainnya. Selain itu karena hampir semua pemain yang terlibat dalam film ini bukanlah aktor profesional, sehingga keputusan untuk menggunakan nama asli mereka sebagai nama karakter membantu untuk menciptakan karakter yang memang tidak jauh berbeda dengan kehidupan asli anak-anak yang berasal dari daerah lokasi pembuatan film. Hanya Joao Miguel dan Romulo Braga yang tercatat sebagai aktor profesional. Skenario adaptasi film ini menggunakan dialog seminimal mungkin. Tidak banyak percakapan yang hadir. Filosofis tentang kehidupan, kesedihan dan kematian dihadirkan dengan terjemahan visual dan kekuatan ekspresi untuk membentuk atmosfer sepi dan sunyi. Gambar dan suara yang begitu jelas menjadi seperti sebuah karya impresionis yang berhasil membuat kita merasakan debu, panas, mencium aroma hujan, dan merasakan langsung semua yang terjadi dalam film. Meskipun dibeberapa bagian terasa begitu lambat. Plot-plot cerita yang dihadirkan memaksa penonton untuk menyimak film ini seperti sebuah dokumenter keseharian kisah kehidupan Thiago. Sebuah dokumenter dengan dramatisasi yang telah disesuaikan. Satu hal lagi yang semakin menciptakan kesan sepi buat film adalah tidak adanya musik penggiring yang biasanya membantu memberikan emosi pada penonton terhadap film itu sendiri. Sinematografi yang dihadirkan Mauro Pinheiro juga terlihat begitu tenang, sunyi dengan gambar-gambar landscape pedesaan Brasil memotret perasaan, kehidupan dan kesedihan yang terekam apa adanya. Film ini menghadirkan bentuk lain dari kehidupan anak-anak Brasil terbelakang yang tanpa bisa banyak kompromi menerima kenyataan dihadapannya. Tanpa bisa banyak meminta hal-hal yang diinginkan, tanpa bisa menerima kasih sayang yang seutuhnya bahkan dengan keluarga disisinya. Sebuah â~happy endingâ(TM) memang dihadirkan untuk hidup Thiago, tetapi apakah hidupnya akan menjadi lebih â~happyâ(TM) tanpa bisa banyak menikmati masa kanak-kanak yang telah begitu dilalui dengan berat. Film ini menerima Deutsches Kinderhilfswerk - Special Mention dari Berlin International Film Festival 2008. Menerima Dioraphte Award dari Rotterdam International Film Festival 2008. Film terbaik dari Rio de Janeiro International Film Festival 2008 dan banyak penghargaan dari beberapa awards film di Brasil.
User Review - 8/10 by Rhys WSensitive and poetical work by Sandra Kogut, based on a book by one of the most important writers in Brazil, Gumaraes Rosa. The young actors (who were not actually actors) provided extremely touching and heart breaking moments, having the harsh reality of rural Brazil as a background. A small and brave film, full of hope and dreams.
User Review - 8/10 by Aston CA vida no sertao, atraves os olhos de um crianca. Ao mesmo tempo tragico e luminoso.
User Review - 8/10 by Private UIt's like seeing a documentary, but it's ficition!!!
User Review - 6/10 by Liam PStirring coming-of-age film from Brazil. Drags a bit tho.

Browse Movie Genres

Other Links

Mutum